-->
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Seven






Ingin kucoba tuk tersenyum
Mengucap selamat berbahagia
Bukan tak rela namun tak mampu
Tak lagi berharap namun masih ada

Sejumput kenangan ini,
Takkan begitu saja hilang
Meski kau takkan lagi pernah datang
Membawakanku seutas senyuman

Indah…
Juga lara…
Sedih…
Tapi mengerti…

Semoga detik demi detik,
Terus pergi,,,,
Membawakanku lagi seutas mimpi
Taman hati tuk kunaungi
Bercerita, berbagi dan memori

Asa…
Juga realita
Cinta…
Juga duka

Saat-saat mereka datang
Semua berubah
Dan setiap perubahan
Terasa indah

Dan mereka,,,,
Membuat semua berarti
Memberikan perubahan kepada kami
Membuat kami mengerti
Arti kebersamaan dan indahnya keguyubrukunan

Sgala yang kami tahu
Telah kami ajarkan
Arti kehidupan
Dan makna perjuangan dalam ketulusan
Tapi kini kami pergi
Dengan penuh harap
Semua yang telah diberi
Terilham untuk sebuah pengamalan

Kan kalian jaga
Kan kalian rawat
Agar kalian mengerti
Bahwa hadirmu….
Sangat berarti tuk kami

By: Putra Husein2
Afkaar Eds.88 Read More..
Seven


Dalam senyap aku berharap
Engkau hadir dan menatap
rasa ku yg kian pedih meratap
memeluk cinta yg tak lg tergurat
sebab dosa tlah menutup dan berkarat
buatku tersengal dan sekarat
hanya mengharap ridho dan rahmat
dariMu Sang penerima taubat

Sebab hidup ini sungguh tak berarti
tanpa cinta yang Fitri
yang menyatukan rasa ku dan rasa Mu
satu padu dalam Alif yg Lam "MiM"
hingga q tak lagi mengenali diri
karna Cahya wajah Mu leburkan warnaku
warnaku yg tak lain hanyalah bayang2 semu
perwujudan nafsu yg menistakan aku dari AKU MU
sedang sadarku masih saja asyik bercumbu rayu
dalam gelora peradaban daging yg palsu
mengejar dan memburu nikmat bangsa lembu
butakan jalan tuk kembali pada MU

Oh... TuHAN dr tuhan2 ku
Ampuni aku yg lalai dan acuhkan Mu
sebab tuhan2 itu tlah menipuku
dengan bisikan syahdu yang trus membujuk ku
tuk selingkuhi MU wahai TuHAN ku
sungguh, betapa ku teramat malu da tak tau malu

Namun begitu... ku teringat satu pesan Mu
"La tataiasu..?!?!?!" yg tak ku ingat spenuh akalku
namun qalbu tak kan sedikitpun meragu
tentang rahmat dan ampunan Mu
tuk tak berpatah arang akan maghfirohMu
kini... di hari nan fitri ini
buktikan titahmu yg suci...
Tentang "Al Insanu sirri min sirri"
Smoga Engkau masih terima al faqir ini
tuk bersihkan diri fitrahkan nurani
singkirkan sanubari yg busuk lg keji
muliakan hari yg Fitri
Allahu Akbar, Allahu Akbar WalillahHilkhamd

(pitu, 1 Syawal 1430 H) Read More..
Seven


M_A_D
(Maafkan Aku Dunia)

Entah sudah berapa lama
Entah sampai kapan
Aku merenungi hidup ini
Tetap saja aku tak mengerti dirimu
Aku tak juga bisa mengenalmu
Tak bisakah aku bergaul dan mencumbumu
Apalagi mencintaimu

Meski tiap hari aku kau suapi
Walau tiap saat aku kau ajari
Aku tetap saja tak mengerti
Tentang bagaimana ku harus hidup
Aku terus saja berprasangka
Tentang ketidakadilanmu
Tentang ketidak mengertianmu
Tentang ketidak pedulianmu, padaku
Sementara engkau tetap membisu
Tidak kah kau marah padaku
Tidak kah kau benci aku
Tidakkah kau bosan dengan ulahku
Dan muak dengan tingkahku...

Sungguh, maafkan aku
Sebab aku memang terlalu dungu
Tuk mengerti bahasa isyaratmu
Aku terlalu sibuk dengan bisikan itu
Tentang ”aku ... persetan denganmu”
Yang terus mengiang di lorong kalbu
Hah.....emboh.............

Sekali lagi dunia...
Maafkan aku
Ku hanya bisa berharap
Esok hari kau masih terima aku
Dikala mentari tersenyum di ufuk fajar
Berseri menyambut ku
Dari dekapan selimut mimpi semu
Ijinkan aku, bercanda lagi dengan mu
Meski terkadang terselip isak tangisku
Saat kau cubit rasaku hingga membiru
Namun ku coba belajar
Pastilah diri ini t’lah kurang ajar

Sebab ku yakin engaku terlalu sabar
Tuk sekedar marah apalagi menampar
Mari.......mari kita terus bermain dan berkelakar
Hingga senja akhiri gurauanku yang tak bernalar
Lalu pekat malam menghampiriku
Merayuku tuk melupakanmu, sejenak.......
***phy_two*** Read More..
Label: 0 komentar | | edit post